Minggu, 19 Oktober 2014

Wanita dan perhiasan

Perhiasan memang tidak pernah lepas dari kehidupan kita. Dari jaman jebot ra penak sampe jaman modern yang tetap masih ga enak karena ekonomi yang sulit, wanita tidak pernah bisa lepas dari yang namanya perhiasan.. Iya apa iya hayoooooo? ^_^

Walaupun mungkin, you seperti ai yang tidak begitu suka dengan jewelry yang wah, tetap saja kalau melihat jewelry yang unyu and shiny langsung ngiler, untungnya dompet ai selalu dalam status waspada kekeringan, jadi itu si ego keinginan untuk membeli bisa terblokir dengan baik :D

Masalahnya, sebagai buibu yang tinggal di kampung, itu yang namanya undangan pernikahan or acara-acara lain pasti adaa aja, wal hasil mau ga mau ya harus "punya". Bukan karena gengsi ( padahal sih iya) atau pun ingin kelihatan wah and kece (yang ini padahal iya juga) tapi rasanya pergi keundangan kalau jemari telanjang (without ring) tuh rasanya gimenoong gictuhh
.
Jadi, sebagai warga ekonomi pas-pas'an garis keras, aku harus pintar-pintar memilih perhiasan muyah and ramah di kantong. Mau beli mas 24? Sudah ga mungkin, secara mehong pake banget.. emas kadar 18K ?
cuma nyakitin hati cynnn.





 Penampakan diatas adalah emas kadar 18K yang berasal dari toko di pasar di daerah tempat tinggalku.

Sooo pilihan terakhir adalah fashion jewelry, of course yang aman buat pemilik kulit sensitive seperti aku.
Prinsipnya, Its okey wae lah pake yang fake fake toh di pakenya cuma sekali-sekali doang. Iya ga?
Asal ingat kalau itu fake heheh.
Yang sering kejadian sih aku suka lupa, abis pulang dari acara, langsung ngurus cucian, eng ing engg langsung hitam itu perak lapis emas gegara aku nyelupin tangan kebak cucian yang di rendam dengan pelembut pakaian. Walau cuman 35rb, rasanya langsung Mak jleeb *sakitnya tuh di sini huhu
Maksud hati ingin ngirit malah ngorot-ngorot :/

Akhirnya aku males lah beli imitasi, tapi karena sekarang aku sudah punya olshop yang notabene bermain dengan barang import, dan suplierku kadang suka nge-Sale itu perhiasan yang katanya lapis emas, tapi ga gampang tarnish/hitam, of course aku jadi curious alias gatel mau beli.

Katanya Gold filled/ Lapis emas itu lebih bagus dari gold plated/ campuran emas.
Logikanya, kalau metal trus dilapisi emas, ga akan hitam selama itu silapisan emas ga terkikis/rontok, tapi kok itu perhiasan lapis emas yang di pasar cepet hitam?

Nah itu dia, kalau kata si enci mereka melapisi perhiasan itu dengan teknologi high temperature gimana gitu (soalnya si enci bahasa inggrisnya ga gitu bagus, (sama kaya aku) jadi aku ga begitu ngerti apa yang dia omongin hahah) bukan kaya di setrum-setrum gitu.

Intinya aku jadi penasaran itu ciyusan dengan harga sekitar $4 kita bisa dapat anting-anting lapis emas, yang katanya long lasting. Akhirnya aku belilah sepasang. Setelah menunggu selama 1 bulan, datanglah itu si anting, pengennya sih aku yang make,tapi keburu di claimed ama si nyonya kecil. Ya sutralahh masa iya aku berebutan ama anak sendiri?
Dan..... Ternyata pemirsah! Sekarang aku benar-benar menyesal !!! :(
kenapa dulu cuma beli sepasang?? Secara yang namanya sale ga tiap hari ada.

Sekarang sudah hampir 6 bulan si kakak pake itu anting, dan warnanya masih awet, yang bikin gondoknya lagi, kira-kira satu bulan yang lalu kita sempet pergi berenang, dan itu anting warnanya masih sama huhu....  kualiatasnya beda jauhhhh dengan anting emas kadar 18k yang sekarang sudah hitam (yang namanya anak-anak pasti koleksi anting, soalnya hobinya ngilangin anting hahha)

Cuma sekarang aku sudah ga gondok lagi, coz aku dapat cincin hasil sale, dengan harga muyah di lihat dari kualitasnya ya ini penampakannya. (abaikan tangan ane yang sangat tidak sekseh yak ^_^ )



Lucukann (edisi maksah), and even aku suka lupa buat melepas ini cincin sehabis bepergian, alhamdulillah itu warnanya tetep masih silver (ga gitu suka warna yellow gold, prefer white gold )
itu juga yang membuat aku akhirnya  rajin mantengin itu list product si suplier, soalnya kalau harga sale otomatis jauh lebih murah dari harga normal,dan aku juga bisa jual ke customer langgananku (biasanya buibu tetangga heheh) dengan harga yang jauhhh lebih murah dari pada harga di mall-mall besar, cuma ya itu yang nama sale of course without tag and box, ya sutralah emang pas make tag sama box ikutan di bawa ke-keundangan? wkwkkw 

Kamu mau? langsung aja ke   BEBE LAND 
judule tetep promo wkwkwk  ciyusan ini hanya berbagi cerita, kalau kita bisa mendapat harga yang murah dengan kualitas yang sama dengan harga 200-300 rb, knp juga harus beli yang mehong :p
yang punya toko perhiasan maaf yaaa *peaceeee
 
 
 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar